Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi
1. Pentingnya Etika dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi
Seperti yang kita ketahui, Teknoogi Informasi dan Komunikasi sangatlah luas, bebas, dan mendunia. Sangalah penting bagi kita untuk menjaga diri dan etika alam mempergunakan Teknologi tersebut. Etika sendiri adalah perilaku manusia, atau kebiasaan manusia dalam melakukan kehidupan sehari-harinya (baik). Jika kita tidak memiliki etika yang baik, maka tindakan atau hal apapun yang kita lakukan tentu saja buruk. Etika di dalam diri manusia dapat menjadi pengontrol atau pengendali diri tanpa sendirinya, sebelum melakukan sebuah tindakan. Maka dari itu pentingnya etika dalam menggunakan teknologi apapun harus tetapdi jaga dan terus dilakukan.
2. Perbuatan yang Tidak Etis dalam Penerapan atau Penggunaan Teknologi Informasi
Contoh perbuatan yang tidak etis dalam mepergunakan teknologi adalah Pembajakan atau memperbanyak suatu karya tanpa izin yang seharusnya. Ini jelas membuat orang yang menjualnya secara asli (bukan bajakan) rugi, bahakan orang yang membuat karya tersebutpun lebih rugi besar. Karena (contoh : kaset-kaset film bajakan) jelas harganya lebih murah dari yang aslinya, mudah ditemui di tempat-tempat seperti pasar tradisional yang menjual segala macam kebutuhan hidup sehari-hari, seperti pasar klandasan.
3. Mengenai Penanganan Agar Etika Diperhatian oleh Setiap Pengguna Teknologi
Mengenai penanganan agar etika diperhatikan oleh setiap pengguna teknologi, hmmm sebenarnya tidak ada penanganan khusus jika, para penggunanya sudah sadar diri, dan tidak neko-neko atau melihat hal-hal lain yang seharusnya tidak dilihat. Tetapi kebanyakan orang berfikir seperti ini "Saya sendiri, dan tidak akan ada yang melihat saya seperti ini!" atau "Saya bersama teman-teman saya, mereka seperti saya dan kita bisa melihatnya bersama-sama!" apakah pikiran atau perasaan mereka benar? terkadang banyak judul-judul yang unik dan membuat penasaran itulah yang mendorong mereka untuk membuka situs-situs yang sebenarnya tidak seharusnya mereka buka. Untuk itu pemerintah berusaha keras menangani masalah tersebut, karena jika tidak, dampak yang ditimbulkan akan sangat buruk apalagi untuk anak-anak di bawah umur. Pemerintah telah berusaha semampu mereka, pemerintah telah memblokir atau menutup situs-situs yang dirasa tidak baik untuk anak-anak dan membuat undang-undang khusus untuk menangani hal tersebut.
4. Jenis-Jenis Perbuatan yang Melanggar Privasi
Karakteristik Cybercrime
Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut:
a. Kejahatan kerah biru (blue collar crime)
Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain.
b. Kejahatan kerah putih (white collar crime)
Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.
Cybercrime sendiri sebagai kejahatan yang muncul sebagai akibat adanya komunitas dunia maya di internet, memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kedua model di atas. Karakteristik unik dari kejahatan di dunia maya tersebut antara lain menyangkut lima hal berikut:
1. Ruang lingkup kejahatan,
2. Sifat kejahatan,
3. Pelaku kejahatan,
4. Modus Kejahatan,
5. Jenis kerugian yang ditimbulkan,
6. menghack system yang dibuat perusahaan tersebut.
5. Contoh Teknologi yang Dapat Menjaga Privasi Seseorang
Contoh Teknologi yang dapat menjaga privasi seseorang di dunia IT adalah penggunaan atau pemakaian password, password membantu menjaga privasi kita, hanya kita yang tahu apa password dari software yang kita gunakan. Dan password juga akan menjaga software yang kita gunakan dngan lebih baik jika dalam password tersebut terdapat 4 jenis keakuratan password, yaitu :
1. Huruf Kapital
2. Huruf Kecil
3. Symbol
4. Angka-angka
Dan Penggunaan antivirus (Internasional maupun Lokal) membuat kita terhindar dari virus-virus saat membrowsing sesuatu. Antivirus ini membersihkan setiap virus yang ada di komputer anda dan menyelamatkan komputer anda, jika banyak virus di laptop anda dan tidak segera di bersihkan, mungkin saja file-file di laptop atau komputer anda hilang. Untuk itu gunakanlah anti-virus yang menurut anda terbaik untuk laptop atau komputer anda.
2. Perbuatan yang Tidak Etis dalam Penerapan atau Penggunaan Teknologi Informasi
Contoh perbuatan yang tidak etis dalam mepergunakan teknologi adalah Pembajakan atau memperbanyak suatu karya tanpa izin yang seharusnya. Ini jelas membuat orang yang menjualnya secara asli (bukan bajakan) rugi, bahakan orang yang membuat karya tersebutpun lebih rugi besar. Karena (contoh : kaset-kaset film bajakan) jelas harganya lebih murah dari yang aslinya, mudah ditemui di tempat-tempat seperti pasar tradisional yang menjual segala macam kebutuhan hidup sehari-hari, seperti pasar klandasan.
3. Mengenai Penanganan Agar Etika Diperhatian oleh Setiap Pengguna Teknologi
Mengenai penanganan agar etika diperhatikan oleh setiap pengguna teknologi, hmmm sebenarnya tidak ada penanganan khusus jika, para penggunanya sudah sadar diri, dan tidak neko-neko atau melihat hal-hal lain yang seharusnya tidak dilihat. Tetapi kebanyakan orang berfikir seperti ini "Saya sendiri, dan tidak akan ada yang melihat saya seperti ini!" atau "Saya bersama teman-teman saya, mereka seperti saya dan kita bisa melihatnya bersama-sama!" apakah pikiran atau perasaan mereka benar? terkadang banyak judul-judul yang unik dan membuat penasaran itulah yang mendorong mereka untuk membuka situs-situs yang sebenarnya tidak seharusnya mereka buka. Untuk itu pemerintah berusaha keras menangani masalah tersebut, karena jika tidak, dampak yang ditimbulkan akan sangat buruk apalagi untuk anak-anak di bawah umur. Pemerintah telah berusaha semampu mereka, pemerintah telah memblokir atau menutup situs-situs yang dirasa tidak baik untuk anak-anak dan membuat undang-undang khusus untuk menangani hal tersebut.
4. Jenis-Jenis Perbuatan yang Melanggar Privasi
Karakteristik Cybercrime
Selama ini dalam kejahatan konvensional, dikenal adanya dua jenis kejahatan sebagai berikut:
a. Kejahatan kerah biru (blue collar crime)
Kejahatan ini merupakan jenis kejahatan atau tindak kriminal yang dilakukan secara konvensional seperti misalnya perampokkan, pencurian, pembunuhan dan lain-lain.
b. Kejahatan kerah putih (white collar crime)
Kejahatan jenis ini terbagi dalam empat kelompok kejahatan, yakni kejahatan korporasi, kejahatan birokrat, malpraktek, dan kejahatan individu.
Cybercrime sendiri sebagai kejahatan yang muncul sebagai akibat adanya komunitas dunia maya di internet, memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan kedua model di atas. Karakteristik unik dari kejahatan di dunia maya tersebut antara lain menyangkut lima hal berikut:
1. Ruang lingkup kejahatan,
2. Sifat kejahatan,
3. Pelaku kejahatan,
4. Modus Kejahatan,
5. Jenis kerugian yang ditimbulkan,
6. menghack system yang dibuat perusahaan tersebut.
5. Contoh Teknologi yang Dapat Menjaga Privasi Seseorang
Contoh Teknologi yang dapat menjaga privasi seseorang di dunia IT adalah penggunaan atau pemakaian password, password membantu menjaga privasi kita, hanya kita yang tahu apa password dari software yang kita gunakan. Dan password juga akan menjaga software yang kita gunakan dngan lebih baik jika dalam password tersebut terdapat 4 jenis keakuratan password, yaitu :
1. Huruf Kapital
2. Huruf Kecil
3. Symbol
4. Angka-angka
Dan Penggunaan antivirus (Internasional maupun Lokal) membuat kita terhindar dari virus-virus saat membrowsing sesuatu. Antivirus ini membersihkan setiap virus yang ada di komputer anda dan menyelamatkan komputer anda, jika banyak virus di laptop anda dan tidak segera di bersihkan, mungkin saja file-file di laptop atau komputer anda hilang. Untuk itu gunakanlah anti-virus yang menurut anda terbaik untuk laptop atau komputer anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar