Seorang Anak Kecil yang Cacat Fisik, Menjadi Orang yang Sukses
John adalah seorang guru yang cacat fisik. Sejak lahir, dia memang tidak memiliki tangan. Sejak kecil dokter menyarankan agar ibunya tidak memakaikan kaos kaki dan sepatu kepada anaknya. Jadi sejak kecil ia hanya dapat mengandalkan kakinya. Menulis, memasak, menggambar/melukis, semuanya dikerjakan dengan kaki. Meskipun John tidak memiliki tangan, ia tidak berkecil hati.
Menurutnya, yang penting adalah kita harus berusaha agar tidak pantang menyerah dan bisa menikmati hidup. Ia sadar bahwa orang tua dan kakak-kakaknya tidak bisa selalu membantunya. Dia juga mau memberi motivasi kepada pemuda, remaja dan anak-anak agar tidak pantang menyerah selagi mempunyai anggota tubuh yang lengkap. Sejak kecil ia melakukan semuanya sendiri, bukan orang tuanya tidak ingin membantu, tetapi John memang tidak ingin merepotkan orang tuanya. Dan ia ingin hidup mandiri, normal seperti anak-anak yang normal lainnya.
John tumbuh dalam kemandirian, walau tidak memiliki tangan ia dapat melakukan segala sesuatunya sama seperti anak-anak yang memiliki tangan... Orang tuanya sangat bangga dengan John karena ia tidak pernah putus asa dan mensyukuri setiap waktu yabg diberikan Tuhan kepadanya dalam hidupnya... Setiap hari melakukan segala sesuatunya lebih baik, dan baik lagi.
Dari cuplikan film ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kita harus selalu bersyukur akan apa yang kita miliki dan terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik. Selama kita memiliki anggota tubuh yang lengkap, pasti melakukan semua hal menjadi lebih mudah.
John, seorang yang tidak memilki kedua tangan, bisa menjadi seorang guru yang memotifasi setiap muridnya dari kalangan apapun, dan umur berapapun. Kenapa kita tidak?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar